Februari 25, 2026

Malam Pergantian Tahun Bareng Warga Mengungsi, Nonton Bareng Film Animasi “Jumbo” Karya Anak Bangsa

Sumatera Utara – 1 Januari 2026 – Malam pergantian tahun 2025 ke 2026 diisi dengan momen kebersamaan yang penuh makna, bersama warga terdampak bencana yang tengah mengungsi di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kegiatan yang diadakan di lokasi pengungsian resmi tidak hanya menjadi ajang untuk menyambut tahun baru, tetapi juga sebagai bentuk dukungan dan penghiburan bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Dalam kesempatan tersebut, diselenggarakan juga acara nonton bersama film animasi karya anak bangsa berjudul Jumbo, yang sukses menarik perhatian baik anak-anak maupun orang tua di lokasi pengungsian.

Suasana yang awalnya penuh kesedihan akibat kondisi yang dihadapi sedikit demi sedikit sirna digantikan oleh tawa dan keceriaan, terutama dari para anak-anak yang antusias menyaksikan tayangan tersebut.

Perlengkapan yang disiapkan meliputi layar besar, peralatan suara yang memadai, serta camilan ringan untuk seluruh peserta, membuat suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam sambutannya pada malam pergantian tahun, pihak pemerintah menyampaikan harapan yang dalam agar masyarakat dapat menyambut tahun 2026 dengan semangat baru dan sikap optimis, meskipun tengah menghadapi tantangan berat akibat bencana.

“Meskipun kita sedang berada dalam situasi yang tidak mudah, mari kita jadikan pergantian tahun ini sebagai titik awal untuk bangkit kembali. Pemerintah akan terus bekerja keras secara maksimal untuk mempercepat seluruh proses pemulihan, mulai dari rekonstruksi rumah hingga pemulihan fasilitas publik yang rusak,” ujar perwakilan pemerintah yang hadir.

Selain menyampaikan harapan untuk proses pemulihan, juga ditegaskan komitmen penuh pemerintah untuk menindak tegas setiap pihak yang mencoba melanggar ketertiban dan hukum, terutama di wilayah yang tengah dalam masa pemulihan.

“Kita akan memberikan perlindungan yang maksimal terhadap kepentingan dan keselamatan rakyat. Setiap bentuk pelanggaran akan mendapatkan konsekuensi hukum yang sesuai, karena keamanan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama kita,” tegasnya.

Pada akhir acara, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan dan mengucapkan doa bersama, mengharapkan tahun baru 2026 dapat membawa harapan baru bagi semua pihak.

“Semoga tahun baru 2026 membawa harapan baru, menghadirkan kembali senyum di tengah masyarakat, serta memulihkan kehidupan warga agar dapat bangkit dan melangkah maju menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas pesan yang disampaikan secara bersama.

Acara berlangsung hingga menjelang dini hari, dengan suasana yang penuh harapan dan tekad untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru. (Rahmat Hidayat)

Berita Terkait