Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra. Pertemuan yang berlangsung pada hari Jumat tersebut menjadi salah satu agenda penting pemerintah untuk menyusun langkah strategis dalam menangani isu nasional sejak awal tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menerima laporan rinci mengenai perkembangan proses rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatra. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Sufmi Dasco Ahmad yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI. Beliau menguraikan progres pekerjaan yang telah dilakukan, mulai dari pembangunan kembali infrastruktur publik seperti jalan raya, jembatan, sekolah, dan rumah sakit, hingga program pendukung kesejahteraan masyarakat terdampak.
Dasco juga menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemulihan, antara lain terkait alokasi anggaran, ketersediaan material bangunan, dan koordinasi antar lembaga di tingkat daerah. Namun, beliau menjamin bahwa seluruh upaya pemulihan terus dilakukan secara maksimal untuk memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas normal secepat mungkin.
Selain membahas penanganan pascabencana, Presiden Prabowo juga memberikan arahan dan penugasan khusus kepada masing-masing peserta pertemuan. Penugasan ini disesuaikan dengan bidang tugas masing-masing kementerian dan lembaga, dengan tujuan memastikan pelaksanaan seluruh agenda prioritas nasional berjalan efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan sejak awal tahun.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga untuk mencapai tujuan pembangunan nasional. “Kita harus bekerja sama dengan kompak dan terkoordinasi agar setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi rakyat Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.
Pertemuan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengutamakan kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang terdampak musibah, serta memastikan bahwa pembangunan negara berjalan dengan baik di tahun yang baru. (Rahmat Hidayat)
Sumber: BPMI Setpres
#KemensetnegRI
#RilisPresiden

