Kabupaten Batu Bara, 09 April 2026 – Satuan Intelijen dan Kamtibmas (Sat Intelkam) Polres Batu Bara melakukan monitoring harga dan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di 14 SPBU sepanjang Kamis (09/4). Hasil pantauan menunjukkan sebagian besar jenis BBM tersedia, namun beberapa jenis mengalami kekosongan sementara.
Stok BBM yang cukup melimpah tercatat pada Pertalite dengan jumlah tertinggi di SPBU Desa Binjai Baru sebanyak 39.000 Liter, diikuti SPBU Desa Pulau Sejuk dengan 30.000 Liter. Untuk Pertamax, stok terbanyak ada di SPBU Desa Durian (16.858 Liter) dan SPBU Desa Pakam Raya (25.130 Liter). Sementara itu, beberapa jenis seperti PX Turbo, Solar, dan Bio Solar mengalami kekosongan pada beberapa SPBU.
Kekosongan sementara terjadi pada PX Turbo di SPBU Simpang 4, Solar di SPBU Binjai Baru, Bio Solar di beberapa SPBU Jalinsum, serta Solar di SPBU Desa Perjuangan. Namun, sebagian besar jenis BBM lainnya masih memiliki stok yang memadai untuk kebutuhan masyarakat.
Penyebab kekhawatiran masyarakat terkait pasokan BBM dipicu oleh pernyataan Menteri ESDM tentang stok nasional yang cukup untuk 20 hari tanpa penjelasan rinci, yang memicu panic buying. Selain itu, kabar kapal pengangkut minyak mentah Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz juga meningkatkan kekhawatiran warga.
Meskipun Menteri ESDM telah melakukan klarifikasi, sebagian masyarakat masih menyebarkan informasi yang belum jelas. Pihak Sat Intelkam Polres Batu Bara akan terus memantau situasi dan menyebarkan informasi akurat agar masyarakat tidak terpengaruh oleh berita yang tidak jelas.
Sumber Humas Polres Batu Bara

